Hargailah hasil karya orang lain dengan tidak sembarangan menyalin isi postingan blog tanpa mencantumkan sumbernya. (Menyalin tanpa mencantumkan sumber adalah tindak kejahatan intelektual)

Minggu, Juli 10, 2011

Tahun Ajaran Baru, Semangat baru

Pendidikan itu kebutuhan bagi siapapun. Tanpa kita sadari, manusia tidak akan lepas dari kegiatan belajar.

Banyak ahli mengatakan, Belajar adalah kegiatan untuk mengenal dari sesuatu yang tidak tahu menjadi tahu. Oleh karenanya, 'bohong' bila seseorang mengatakan pendidikan saya sudah selesai. Karena sebenarnya kegiatan belajar itu sendiri adalah proses mendidik kita.

Bicara soal pendidikan dan belajar, anak - anak Indonesia kini akan menghadapi suatu proses pergantian masa pembelajaran atau lebih dikenal Tahun ajaran baru.

Ada yang pindah dari SD ke SMP, SMP ke SMA atau hanya sekedar naik tingkatan kelasnya saja ( termasuk saya yang Alhamdulillah naik tingkat dari kelas 2 ke kelas 3 ).

Banyak yang beranggapan, Tahun ajaran baru, semua harus baru. Mengapa itu terjadi?...
sebenarnya ini karena ada tradisi 'Mumpung'.

'Mumpung tahun ajaran baru, yuk beli tas baru, seragam baru dll'...

Jika memang dasarnya adalah Kebutuhan, maka itu sah - sah saja. Tapi, kalau barang yang digunakan masih bagus ? namun memaksakan untuk membeli yang baru karena tren 'mumpung' tadi, maka itu semua sia - sia.

contoh sederhana saja, Buku. Buku tulis memang kebutuhan paling mendasar. Nah, bila memang buku tulis itu masih dapat digunakan, jangan memaksakan untuk beli baru. Beli beberapa saja namun jangan terlalu banyak. Gunakan buku tulis yang masih bisa digunakan menulis.

karena faktanya, ada pengguna buku tulis memiliki catatan yang sedikit namun sudah diganti dengan yang baru.

kita tidak usah membicarakan soal seragam, untuk saya pribadi seragam hanya beli ketika memang seragam saya sudah rusak dan saya sudah harus ganti jenjang (SD ke SMP misalnya).

Tahun Ajaran Baru, Banyak Yang Untung

Agaknya, Tahun Ajaran Baru juga mendatangkan banyak rezeki bagi sebagian pihak (secara anda tidak sadari, daftar dibawah ini bisa saja anda benarkan keadaanya)

  1. Tukang kayu : sebagian sekolah terkadang 'order' meja dan kayu yang habis di corat - coret dan di patahkan oleh anak murid ke para Tukang kayu dan usaha meubel.
  2. Usaha fotocopy : usaha fotocopy terkadang memanfaatkan keadaan ini dengan menjual paket buku tulis, tas, atau alat - alat tulis. Bahkan, keuntungan mereka meningkat ketika tahun ajaran baru.
  3. Usaha pangkas rambut : aneh?... tidak, ini memang kenyataan. Banyak orang tua yang menginginkan anaknya terlihat rapi pada saat memasuki tahun ajaran baru.
  4. Toko Buku : Buku pelajaran yang habis di sekolah, terkadang banyak dijual disini. Tak hanya itu, Toko buku juga menyajikan Tas baru, Tempat pensil, peralatan tulis sebagai dagangan mereka.
ya.. mungkin kebutuhan mendasar saat tahun ajaran baru ini adalah semangat menempuh tahun ajaran baru dengan niatan untuk meningkatkan prestasi lagi. Itu yang terpenting.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, gunakanlah nama asli Anda dan berkomentarlah dengan kata - kata yang sopan tanpa ada unsur pornografi. Untuk feedback lebih lanjut silahkan kunjungi tombol SUPPORT disebelah kanan halaman Anda.